--> Skip to main content

Menolak Job Review Bukan Kesalahan


INFOPOJOK.WEB.ID – Mendapatkan penghasilan blog dari Job review memang gurih apalagi jika artikelnya sudah disediakan jadi tinggal publish. Wajar saja jika kemudian pemain Job review ini semakin banyak sehingga persainganpun semakin ketat. Sampai-sampai meski bayarannya rendah tapi tetap banyak peminatnya.

Sebagai pemain Job Review saya sudah merasakan penghasilan yang jumlahnya cukup lumayan . Kalau lagi mujur sebulan bisa 1 jutaan padahal hanya menggunakan 3 blog. Itulah mengapa sampai sekarang saya masih terus berburu job review apalagi penghasilan dari Adsense lagi lesu.

Berbagai cara saya lakukan agar bisa mendapatkan Job review seperti mengajukan diri ketika ada penawaran digrup atau website tertentu. Meski saya tidak tahu kapan akan mendapatkan job review tapi saya tetap berharap suatu saat dapat Job review.

Hingga detik ini saya merasa Job Review masih menjadi cara terbaik mendapatkan penghasilan dari blog. Itulah mengapa saya memutuskan menambah 3 blog lagi yaitu blog ini, Palinguntung.com dan Tayanglagi.web.id yang tujuan utamanya untuk saya gunakan untuk mendapatkan Job Review.

Bermain Job Review bukannya tanpa tantangan seperti kadang sama sekali tidak mendapatkan Job dan yang paling membuat bingung adalah ketika harus menolak Job review. Loh Kok Sampai menolak Job Review? Bukannya sayang? Memang sih disaat ada job review justru saya menolaknya.



Beberapa Alasan yang memutuskan saya menolak tawaran Job review :


1.Melanggar Hukum Agama

Saya akan menerima job review apa saja baik yang tipe Publish (artikel sudah disediakan broker) atau Create ( Saya yang menulisnya) sepanjang topik artikel, kontennya serta backlinknya tidak melanggar hukum agama Islam.

Jadi kalau ada tawaran kerjasama job review seperti perjudian ,pinjaman atau situs dewasa maka saya dengan tegas akan menolaknya berapapun imbalannya. Prinsip saya lebih baik dapat uang sedikit yang penting jelas kehalalannya dari pada banyak tapi haram.

2.Melanggar Kebijakan Adsense

Sebagai publisher Adsense saya tidak ingin akun saya bermasalah hanya gara-gara mendapatkan job review karena resikonya akun saya bisa dibanned. Walaupun kontennya sebenarnya wajar misalnya jualan produk kecantikan namun karena judul artikel, gambar atau backlinknya melanggar adsense akan jadi masalah. Jika saya memaksa menerima resikonya akun saya akan mendapatkan teguran.

Saya punya pengalaman mendapatkan teguran tingkat URL gara-gara saya menerbitkan artikel job review Di 3 blog saya sekaligus. Itu sebenarnya keteledoran saya karena kurang selektif dalam memilih klien Job review. Waktu itu saya bekerja sama dengan sebuah produk pembesar kewanitaan. Awalnya sempat ragu menerimanya karena memang backlinknya menuju website resmi produk pembesar tersebut dimana terdapat konten gambra dan video yang vulgar (Konten Dewasa) tapi saya tetap menerimanya.

Setelah artikel dipublikasikan ke 3 blog saya, tidak ada seminggu saya sudah mendapatkan teguran. Saya diberi 2 pilihan, artikel dihapus atau iklan tidak tayang. Saya memilih opsi kedua karena saya sudah dibayar dan resikonya saya harus mengutak-atik template agar iklannya tidak tampil diartikel tersebut dan ini ternyata menyebabkan penurunan penghasilan adsense.

Jika sebuah blog tidak bisa menampilkan iklan Adsense akibat akun atau bloggnya dibanned menjadi sebuah kerugian karena tidak bisa mendapatkan penghasilan dari Adsense lagi.

3.Menulis Artikel yang Saya Awam dibidang Tersebut.

Ini juga sangat saya hindari yaitu menerima job artikel jenis create yang topiknya tidak saya kuasai misalnya perbankan, otomotif, Manajemen dan lain-lain. Walaupun sebenarnya bisa saja saya menulisnya hanya saja butuh waktu yang lama karena saya harus mencari referensi serta memahaminya terlebih dahulu apalagi jika bayarannya kecil.

Saya tidak mau mengecewakan advertiser hanya gara-gara deadline menulis tidak tepenuhi karena saya lama menulisnya yang tentu saja membuat branding saya jelek dimata adavertiser.

4.Bayarannya Tidak Sesuai

Saya sendiri jarang menolak Job review khususnya yang tipe Publish asalkan bayarannya minimal 100 ribu. Namun untuk Job Review tipe create saya akan menolak jika bayarannya kurang dari 150 ribu. Saya biasanya lebih memilih advertiser ternama seperti Tokopedia untuk tipe create ini karena bayarannya minimal 250 ribu ada juga advertiser yang membayar 300 ribu.

Saya lebih selektif memilih job review tipe create karena lebih sulit, topik artikel ditentukan dari advertiser jadi tidak asal-asalan menulis artikelnya. Jika memang saya menguasai topiknya saya akan menerimanya contohnya minggu yang lalu saya menerima Job review dari BliBli, topiknya tentang olah raga tanpa kesulitan saya bisa membuat artikelnya 3 sekaligus.

Kesimpulannya Menolak Job review bukan kesalahan justru akan menjaga nama baik sebagai influencer dan meningktan nilai jual. Apalagi jika sebuah blog yang performanya bagus sudah selayaknya selektif dalam menerima Job review.


Semoga Bermanfaat!
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar